Lambang

(1) Bentuk Lambang

Bentuk lambang STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara berdasarkan ketentuan Statuta adalah berupa gambar Al-Qur’an di atas rehal berlatar mihrab dan mimbar berbentuk pena di dalam sebuah lingkaran yang dibingkai perisai segi lima.

(2)  Komposisi Warna

Komposisi warna lambang STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara adalah :

Hitam : Melambangkan keteguhan dan ketegasan; Putih             : Melambangkan kesucian dan ketulusan; Kuning : Melambangkan keluhuran, kebesaran, dan keanggunan; Hijau Muda : Melambangkan harapan masa depan, keadilan dan keseimbangan antara aspek duniawi dan ukhrawi.

(3)  Isi Lambang

Isi lambang STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara memiliki pengertian sebagai berikut:

  • Perisai segi lima yang menjadi batas luar:

Melambangkan rukun Islam, yang memberi arti bahwa Sekolah Tinggi Agama Islam ini adalah Perguruan Tinggi Islam;

  • Lingkaran yang mengelilingi bagian dalam :

Melambangkan  keutuhan dan integrasi  aspek-aspek iman, Islam,  dan Ihsan yang menjadi motivasi berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam ini;

  • Angka sembilan dan seratus dua puluh dua yang tertulis pada pita di bawah gambar al-Qur’an:

menunjukkan Q..S. al-Taubah, 9 : 122, yang merupakan rujukan 3 misi STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, yakni: a) misi keilimuan, 2) misi kemasyarakatan, dan 3) misi pengabdian kepada Allah Swt. Yang mendasari kedua misi sebelumnya; d. Mihrab yang melatari gambar al-Qur’an: menunjukkan bahwa segala bentuk aktivitas akademis dan pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam merupakan manifestasi ibadah; e. Mimbar yang juga melatari gambar al-Qur’an: menunjukkan bahwa segala aktivitas belajar dan pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam yang akan diadikan kepada uamt juga merupakan manifestasi ibadah; f. Ujung pena yang merupakan bentuk mihrab dan mimbar : melukiskan ketajaman, ketulusan pandangan, dan rasa cinta ilmu yang senetiasa ada dalam segala aktivitas di STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara; g. Angka arab 9; 122 dan arsitektur mihrab: melambangkan ketinggian semangat dan cita-cita aktivitas belajar di Sekolah Tinggi Agama Islam yantuk mempelajari, mengkaji, dan mengembangkan kebudayaan umat Islam; h. Rehal   yang menjadi landasan al-Qur’an: menunjukkan bahwa Sekolah Tinggi Agama Islam akan melestarikan tradisi Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah.