DOSEN STAI JAMIATUT TARBIYAH LHOKSUKON IKUTI WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBAZIS KKNI

Lhoksukon|18 September 2020|Dalam rangka upaya peningkatan kapasitas dosen terhadap pembelajaran, Kopertais Wilayah V Aceh mengadakan Workshop dengan tema “Penyusunan Perangkat Pembelajaran Bagi Dosen PTKIS” melalui Platform Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh pada Jumat 18 September 2020. Acara tersebut diikuti oleh dosen dari 35 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) antara lain, IAI Al-Aziziah Samalanga, IAI Al-Muslim Bireuen, STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon dan lainnya.

Sekretaris Kopertais Wilayah V Aceh, Marzuki, M.Ag menyampaikan dalam sambutanya, bahwa penyusunan perangkat pembelajaran merupakan suatu hal yang wajib bagi setiap dosen khsusunya dosen sertifikasi. karena perangkat pembelajaran semakin hari semakin berubah dengan berbagai asepek, baik dalam hal penyusunannya maupun secara praktek. Tuntutan pembelajaran khsusnya pada Perguruan Tinggi saaat ini, kita harus menyesuaikan dengan perkembagan zaman. Maka oleh karena demikian, dia mengaharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti workshop tersebut, agar betul-betul memahami apa yang disampaikan oleh pemateri nanti pada saat workshop berlangsung demikian imbuhnya.

Pada kesempatan ini, pembicara pada acara webinar adalah Dr. Hisyam Zaini, MA.  Guru besar Pendidikan Agama Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dr. Hisyam, memaparkan kepada seluruh peserta. Setiap dosen sebelum melakukan proses pembelajaran, maka terlebih dahulu mempersiapkan Rencana Perangkat Pembelajaran atau RPS, disana ada beberapa item seperti Mata Kuliah, Program Studi dan Capaian Lulusan Pembelajaran. Beliau juga menambahkan. Tidak hanya itu saja, dosen juga harus menambahkan sebelum melakukan proses pembelajaran yaitu bahan ajar dimana bahan ajar tersebut meliputi seperti, media, jurnal, buku-buku dan hasil penelitian. Setiap dosen harus memiliki ketetrampilan yang melibatkan hal-hal yang disebutkan di atas demikian ucapnya.

Hisyam juga menegaskan masukannya agar PTKIS di Kopertais Wilayah V untuk menerapkan segera kurikulum KKNI, KKNI sendiri merupakan format kurikulum yang salah satunya bertujuan menghasilkan capaian pembelajaran atau kompetensi lulusan yang menyetarakan luaran bidang pendidikan formal, informal, atau pengalaman kerja dalam rangka pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Di antaranya science, skills, knowledge, dan know how. Parameter deskripsi kualifikasi KKNI sendiri dirumuskan dalam sikap dan tata nilai, kemampuan di bidang kerja, pengetahuan yang dikuasai, serta hak/wewenang dan tanggung jawab. |FZN|